Tempat Aula Museum Negeri Nusa Tenggara Barat, Lombok.
Tokoh yang didaulat membacakan piagam gumi sasak, seorang tokoh sejarawan yang bernama Dr. Muhammad Fadjri dan didampingi oleh salah satu tokoh sastrawan yaitu Murahim M.Pd sebagai pembawa piagam.
Tokoh-tokoh
penting yang bertanda tangan di dalam Piagam Gumi Sasak, antara lain:
1.
Drs. Lalu Azhar
2.
Drs. Haji Lalu Mujtahid
3.
Drs. Lalu Baiq Windia M.Si
4.
TGH. Ahyar Abduh
5.
Drs. Haji Husni Mu’adz MA., Ph. D
6.
Dr. Muhammad Fajri, M.A
7.
Dr. Jamaludin, M. Ag
8.
Dr. Lalu Abd. Kholik, M.Hum.
9.
Drs. H. A. Muhit Ellepaki, M. Hum
10. Dr. H. Sudiman M. Pd
11. Dr. H. L., Agus
Fathurraman
12. Mundzirin
13. L. Ari Irawan, SE., S. PD.,
M. Pd.
PIAGAM
GUMI SASAK
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Menjadi
bangsa Sasak adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT,
dan generasi mendatang. Menunaikan amanah Sasak itu sejatinya merupakan mata rantai
sejarah kemanusisaan, melalui simbol-simbol yang diletakkan kedalam pemikiran
bangsa Sasak yang terhampar di Gumi Paer. Simbol-simbol itu
merupakan tanda-tanda yang terbaca yang membawa kembali menuju jati diri
yang sebenarnya.
Perjalanan sejarah
Bangsa Sasak diwarnai oleh hikmah yang tertuang dalam berbagai bencana
yang menenggelamkan, mengaburkan, dan menistakan keluhuran Budaya Sasak.
Berbagai catatan penekanan, pendangkalan makna, pengaburan jati diri sampai
pembohongan sejarah dengan berbagai kepentingan para penguasa yang masih
berlangsung hingga saat ini, melalui pencitraan Budaya dan Sejarah Bangsa yang
ditulis dengan perspektif dan kepentingan kolonialisme dan imperialisme modern.
Hal itu telah membuat bangsa ini menjadi bangsa interior yang tak mampu tegak
di antara bangsa-bangsa lain dalam rangka menegakan amanat kefitrahannya
sebagai sebuah bangsa.
Sadar akan hal tersebut,
kami anak-anak bangsa Sasak mengumumkan “PIAGAM GUMI SASAK” sebagai berikut:
Pertama
:Berjuang bersama menggali dan menegakan jati diri bangsa Sasak demi
kedaulatan dan kehormatan Budaya Sasak.
Kedua
:Berjuang bersama memelihara, menjaga, dan mengembangkan khazanah
intelektual Bangsa Sasak agar terpelihara kemurnian, kebenaran, kepatutan, dan
keindahannya sesuai dengan roh budaya Sasak.
Ketiga
:Berjuang bersama menegakan harkat dan martabat bangsa Sasak
melalui karya-karya kebudayaan yang membawa bangsa Sasak menjadi bangsa yang
maju dengan menjunjung tinggi nilai religiusitas dan tradisionalitas.
Keempat :Berjuang
bersama membangun citra sejati bangsa Sasak Baru dengan kejatidirian yang kuat
untuk menghadapi tantangan peradaban masa depan.
Kelima :Berjuang
bersama dalam satu tatanan masyarakat adat yang egaliter,bersatu dan berwibawa
dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Semoga Allah SWT
senantiasa memberikan kekuatan serta memberkahi perjalanan Bangsa Sasak menuju
kemaslahatan seluruh umat manusia.


Mana bukti piagamnya ali
BalasHapusItukan buktinya di postingan
HapusFotonya mana ?
BalasHapusItukan fotonya
HapusWah.. keren mas
BalasHapusTerima kasih telah berkunjung, kalau bisa komentar juga di postingan sebelumnya ya.
HapusBermanfaat
BalasHapusbagus sekali thanx to upload,semoga bermanfaat bagi penulis dan yang membaca
BalasHapusTerimakasih informasinya min, semoga bisa jadi panutan bagi suku-suku yg lain
BalasHapusSemoga menginspirasi suku-suku yg lain untuk membuat dan menyatakan pernyataan mengenai jadi diri sukunya. Nice post
BalasHapusBangga jadi orang Sasak
BalasHapusKeren.. ijin share
BalasHapusSalam budaya
BalasHapus